KISAH BISNIS AMANDA BROWNIES YANG TERKENAL DI INDONESIA

KISAH BISNIS AMANDA BROWNIES YANG TERKENAL DI INDONESIA

Siapa yang tidak tahu dengan Amanda Brownies? Pasti bila ingin membeli brownies atau mendengar brownies langsung identik dengan Amanda Brownies. Brownies adalah makanan yang masak nya dengan cara di panggang atau di kukus, yang mempunyai bentuk persegi, datar atau bar. Brownies dikembang kan di Amerika Serikat pada akhir abad ke 19, lalu dipopuler kan di Amerika Serikat dan Kanada pada awal abad ke 20.

Amanda brownies awal nya dari ketidakpuasan dalam mencoba resep bolu kukus dari seorang adik nya yaitu Hj. Sumiwiludjeng yang berusia 77 tahun. Di akhir tahun 1999 mulai mencoba – coba kembali resep bolu kukus agar mendapatkan rasa lezat yang diingin kan.

Bagi seorang lulusan Tata Boga IKIP Jakarta ini, rasa dari bolu kkus cokelat yang di buat oleh adik nya masih kurang pas rasa nya.

Memasak bukanlah hanya sekedar hobi untuk Sumi. Istri dari seorangan pensiunan pegawai PT Pos Indonesia, (Almarhum) H. Syukur ini dari dulu sudah memanfaatkan keahlian nya dalam memasak untuk menambah – nambah pemasukan keluarga.

Sumi tidak melakukan nya sendirian, dia di bantu oleh putra sulungnya bernama Joko Ervianto berusia 52 tahun, menerima pesanan kue dan makanan untuk acara kecil hingga acara besar, seperti acara arisan dan acara pesta pernikahan.

Kisah di balik kesuksesan Amanda Brownies yang sudah populer dari dulu di Indonesia, “Ketika akhirnya menemukan formula yang pas untuk bolu kukus cokelat itu, katering kami mulai menawarkan kue itu kepada pelanggan,” ucap Atin Djukarniatin berusia 52 tahun, yang merupakan istri dari Joko yang ikut terjun membantu membersarkan toko kue tersebut.

Atin berkata, saat kue coklat itu ditawar kan kepada para pelanggan, kue coklat itu langsung menjadi favorit. Karena memiliki tekstur yang lembut dan perpaduan dengan rasa cokelat yang pas, membuat kue ini memiliki rasa yang simple dan langsung mempunyai banyak penggemar. Dari situ mulai banyak yang memesan kue cokelat tersebut, ucap Atin.

Melihat peluang tersebut, Joko mengambil langkah untuk menjadikan bolu cokelat tersebut menjadi produk yang berdiri sendiri. Agar toko ini lebih mudah di ingat oleh para pelanggan maka di berikanlah nama Brownies Kukus.

Mengapa diberi nama Brownies Kukus? Karena tekstur yang dimiliki oleh kue dan warna kue yang cokelat sama dengan kue brownies. Lalu, dengan nama Brownie Kukus membuat para calon pelanggan penasaran dan ingin mencoba untuk mencicipi nya.

Pada awal tahun 2000, Joko dan Atin membuka gerai pertama Brownies Kukus nya tersebut yang beralamat di kompleks pertokoan Metro, Margahayu, Bandung.  Tetapi tidak sama dengan pelanggan catering, Brownies Kukus masih belum terlalu laku penjualan nya di toko tersebut.

Saat itu toko yang di buka tidak dapat bertahan lama, karena pertokoan Metro saat itu mengalami kejadian kebakaran. Dampak nya toko Brownies Kukus harus ikut tergusur dan pindah ke Jalan Tata Surya 11, tetapi masih berada di kompleks yang sama.

Usaha yang di lakukan oleh Atin dan Joko memiliki hasil yang manis saat pindah ke tempat yang baru. Karena di lokasi yang baru mereka mendapatkan pendapatan dua kali lipat dari sebelum nya.

Lalu, Joko kembali menggunakan CV Amanda yaitu perusahaan yang pernah dimiliki oleh ibunya Sumi. Pada tahun 2001 Brownies Kukus tersebut mempunyai nama resmia yaitu Brownie Kukus Amanda. Nama Amanda menurut terminology Sumi yang berarti Anak Mantu Damai, atau anak dan menantu yang haru s hidup dengan rukun dan damai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *